Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia

Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia - Sebuah amalan dan baik digunakan dalam kehidupan sehari-hari DIGDOYO, blog ini memang khusus membuat berbagai macam artikel tentang ilmu Ajian, olah kanuragan yang bisa kalian pelajari langsung Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia, kami telah mempersiapkan informasi yang kalian butuhkan untuk menguasainya. Silahkan ambil informasi yang kalian butuhkan tentang: Artikel cerita dongeng, yang kami buat dan pelajari dengan penuh keikhlasan.

Judul:Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia
link:Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia
Artikel Menarik:

Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia

"Tak Ada Pekerjaan Yang Praktis Di Dunia" ungkapan tersebut tampaknya cocok untuk menggambarkan dongeng berikut ini. Kebanyakan orang mungkin berfikir menjadi perampok ataupun pencuri ialah perkerjaan yang mudah, alasannya hanya tinggal merampas dari orang lain. Padahal anggapan itu bergotong-royong salah. Karena menjadi penjahat pun bergotong-royong selain butuh keberanian juga butuh otak yang cukup encer untuk mengantisipasi segala kesalahan. Sebab jikalau hingga bertindak ceroboh apalagi kurang cerdik maka resikonya ialah berurysan dengan Polisi, masuk penjara hingga yang paling berat tentu agresi masa di lapangan yang sanggup berujung kematian. Tapi namanya juga insan kadang ada saja yang memaksakan diri jadi penjahat alasannya terlalu malas bekerja meski otak mereka pas-pasan. Penjahat ibarat ini selain sering gagal dalam melancarkan akisnya kadang juga menghasilkan agresi konyol dan kurang cerdik yang berujung pada terungkapkan kejahatan mereka. Kisah unik seperi ini tentu akan sangat sayang untuk dilewatkan, alasannya itu kali ini anehdidunia.com akan mengembangkan beberapa agresi penjahat paling kurang cerdik di dunia ini dalam Kisah Aksi Kriminal Paling Bodoh Di Dunia, versi anehdidunia.com



Perampok Yang Meninggalkan Nomer Telpon



Aksi kriminal kurang cerdik yang pertama terjadi pada tahun 2008 yang lalu. Saat itu seeorang cowok berjulukan Ruben Zarate (18), sepertinyatelah menyusun rencana yang cukup matang untuk merampok sebuah toko. Dengan berbekal sebuah pistol karnanya cowok tanggung ini bersahil masuk dan mengancam kasir untuk menyerahkan semua uang yang ada termasuk uang yang ada dalam brankas. Namun sayangnya perhitungan Ruben sedikit meleset alasannya yang sanggup membuka brankas tersebut hanyalah manager toko yang kebetulan sedang tak ada ditempat.

Mendapati situasi pelik ini Runben tampaknya enggan mengalah alasannya sudah ngebet ingin mempunyai semua uang yang ada di toko itu. Sahabat anehdidunia.com hingga karnanya Ruben menerima sebuah inspirasi untuk meninggalkan nomer telponya dan meminta kasir untuk menghubunginya lagi ketika manager toko telah kembali. Setelah mennyerahkan nomer teleponya Ruben kemudian kabur dengan membawa uang yang berhasil ia rampas dari kasir tadi. Setelah Ruben kabur, kasir yang kebetulan tak kurang cerdik ibarat Ruben, langsnung menghubungi Polisi. Dan setibanya Polisi di toko itu mereka langsnung meminta kasir untuk menghubungi Ruben semoga datang. Setelah Ruben tiba ia karnanya berhasil dibekuk oleh Polisi, meski sebelumnya sempat melawan hingga terjadi sedikit baku tembak.


Log In Facebook Di Rumah Yang Dirampok



Kecanduan sosial media nampaknya tak hanya mengjangkiti anak muda saja. Hal ini terbukti dengan terungkapnya sebuah masalah pencurian jawaban pelaku perampokan yang membuka Facebook menggunakan komputer di rumah yang dirampoknya. Aksi kurang cerdik ini dilakukan oleh Trevor Jones (34) yang nampaknya tak tahan untuk membuka akun Facebook miliknya guna mengecek jumlah like dari postingan terbarunya. Tindakan sembrono Jones ini berbuah fatal alasannya Polisi yang meneriksa kawasan insiden kasus melihat kejanggalan pada komputer yang terlihat gres saja dinyalakan. Dan benar saja ketika diperiksa ternyata komputer tersebut gres saja dipakai untuk mengakses sebuah akun facebook yang tak dikenali oleh pemilik rumah. akun tersebut kemudian di di identifikasi milik seorang laki-laki berjulukan Trevor Jones yang kemudian karnanya diketahui sebagi pelaku pembobol rumah tersebut. Kejadian yang terjadi pada tahun 2011 silam ini nampaknya memperlihatkan pelajaran bahwa kecanduan sosial media memang berdampak jelek bagi seseorang.


Menelpon Dulu Sebelum Merampok



Memastikan segala sesuatu berjalan dengan lancar dan tertata memang tindakan yang tepat. Hal inilah yang tampaknya ada di benak Albert Bailey dan seorang rekannya, ketika memutuskan untuk memastikan bank yang akan mereka rampok mempunyai uang yang mereka inginkan. Dua cukup umur tanggung ini karnanya memutuskan untuk menelpon terlebih dulu bank sasaran mereka dan meminta kasir untuk menyiapkan uang sebesar $100.000.

Dengan begitu keduanya tinggal tiba ke bank dan mengambil uang kemudian segera pergi. Sebuah rencana yang terdengar sangat matang dan lezat untuk dieksekusi. Pegawai bank di Fairfield, Connecticut yang mendapatkan telpon dari kedua cukup umur ini awalnya menerka itu hanyalah telpon iseng, namun sesuai prosedur, mereka tetap menghubungi polisi. Sahabat anehdidunia.com tak disangka beberpa ketika kemudian, Bailey dan rekannya masuk ke dalam bank sambil membawa sebuah catatan yang isinya kurang lebih pernyataan untuk menyerahkan sejumlah uang. Untungnya ketika itu Polisi telah bersiaga di kawasan insiden kasus dan segera menangkan keduanya tanpa perlawanan. Peristiwa unik yang terjadi pada 23 Maret 2010, sekaligus menjadi selesai dari hari-hari Bailey dan rekanya menghirup udara bebas, alasannya sekarang keduanya harus mendekam di penjara selama 9 tahun.


Selfie Dengan Barang Bukti



Saat mempunyai hal atau benda baru, biasanya orang ketika ini akan melaksanakan selfie. Hal ini pula yang dilakukan seorang laki-laki berjulukan Peter Cavanagh (26) ketika gres saja mendapatkan segepok uang dari hasil transaksi narkoba yang ia lakukan. Sayangnya tanpa diketahui Peter sebelumnya dua orang klient yang membeli heroin darinya beberapa waktu sebelumnya telah tertangkap. Sedangkan Peter yang kala itu sudah dalam kereta dari West Country menuju London bergotong-royong sudah lolos dari kejaran polisi. Selama beberapa waktu Peter juga berhasil lolos dari kejaran Polisi hingga barang bukti uang yang ada ditanganya elah ia setor pada bossnya. Tapi apesnya beberapa waktu kemudian ia karnanya tertangkap dan dalam ponsel milik Peter ditumukanlah foto-foto narsis dirinya ketika sedang menciumi uang hasil transaksi narkoba sebesar 30 ripu pounds di dalam kereta. Sahabat anehdidunia.com berkat bukti ini Peter karnanya berhasil dijebloskan kedalam penjara. Tak hanya hingga disitu insiden yang terjadi pada tahun 2013 ini juga menjadi awal mula terbongkarnya jaringan geng Peter yang rata-rata berisikan anak muda dibawah usia 25 tahun.


Merampok Rumah Yang Penuh Polisi



Selain rencana yang matang, salah satu kunci lain semoga sebuah agresi kriminal sanggup berjalan dengan mulus ialah dengan mmenemukan sasaran yang tepat. Karena jikalau hingga salah sasaran bisa-bisa bukan hanya tak akan sanggup untung dan sanggup masuk penjara. Seperti yang dialami oleh seorang perampok berjulukan Darren Kimpton asal Northamton Inggris. Sahabat anehdidunia.com maksud hati ingin merampok sebuah rumah, Darren justru eksklusif berurusan dengan pihak yang berwajib, alasannya rumah yang ia bobol ternyata dipenuhi oleh Polisi. Rupanya rumah yang dijadikan sasaran oleh Darren, beberapa jam sebelumnya telah terlebih dulu dirampok oleh orang lain. Makara ketika itu pihak Kepolisian tengan menyelidiki TKP guna menemukan barang bukti kejaratan. Tanpa mengetahui hal ini Darren yang ternyata menderita rabun ini, eksklusif masuk kerumah dengan trik membobol jendela.

Asi Darren ini otomatis eksklusif disambut oleh Polisi yang ada di dalam rumah dan kemudian menangkap rampok kurang beruntung ini. Setelah diperiksa ternyata sebelum masuk kerumah itu, Darren sebelumnya juga sudah berusaha merampok rumah lain di lingkungan yang sama hanya saja sayangnya ia keburu ketahun oleh pemilik rumah dan karnanya kabur. Pengakuan Darren ini diperkuat dengan cocoknya darah yang berceceran di TKP pertama dengan darah Darren yang ketika ditangkap memang mempunyai luka yang mengeluarkan darah. Dan jawaban agresi bodohnya ini, Darren karnanya bukanya mendapatkan uang justru karnanya malah masuk penjara.


Sahabat anehdidunia.com itulah beberapa Aksi kriminal terbodoh di dunia ini. Dari dongeng di atas kita sanggup mengambil kesimpulan bahwa menjadi penjahat sekalipun tetap haruslah pandai alasannya jikalau tidak maka akan berakhir ibarat dongeng agresi kriminal konyol dalam dongeng di atas.

Referensi:
http://www.therichest.com/rich-list/most-shocking/15-dumbest-criminals-to-ever-walk-the-face-of-the-earth/
/search?q=Daftar-5-Penjahat-Paling-Bodoh-dan-Konyol


Sampai disini Artikel tentang Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia

Semogga postingan Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia bisa bermanfaat bagi kalian semua, dilain waktu kita akan membahas selain topik tentang Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia yang lebih menarik lagi, dari saya ucapkan banyak terima kasih karena kalian telah membaca sampai habis postingan ini.

0 Response to "Kisah Agresi Kriminal Paling Kurang Arif Di Dunia"

Posting Komentar