Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte

Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte - Sebuah amalan dan baik digunakan dalam kehidupan sehari-hari DIGDOYO, blog ini memang khusus membuat berbagai macam artikel tentang ilmu Ajian, olah kanuragan yang bisa kalian pelajari langsung Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte, kami telah mempersiapkan informasi yang kalian butuhkan untuk menguasainya. Silahkan ambil informasi yang kalian butuhkan tentang: Artikel mesir, yang kami buat dan pelajari dengan penuh keikhlasan.

Judul:Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte
link:Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte
Artikel Menarik:

Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte

Mesir, Piramida Giza, dan Napoleon Bonaparte




 kali ini kita bakal berkenalan dengan sebuah negara yg terletak di Afrika penggalan timur l Mesir, Piramida Giza, dan Napoleon Bonaparte
Mesir, Piramida Giza, dan Napoleon Bonaparte

Sobat wisata muslim, kali ini kita bakal berkenalan dengan sebuah negara yg terletak di Afrika penggalan timur laut. Negara ini merupakan Keliru satu tempat tujuan wisata muslim yg menarik. Biasanya, agen travel dan umrah mempunyai paket wisata muslim untuk mengunjungi negeri yg populer dengan bangunan piramidanya, Mesir!

Mesir digolongkan dalam negara maju di benua Afrika. Luas Mesir sekitar 997.739 km² yg mencakup Semenanjung Sinai (masuk dalam benua Asia penggalan barat daya) dan sebagian besar wilayah lainnya terletak di Benua Afrika penggalan utara.

Sejak dulu, Mesir dikenal dengan pertaniannya yg subur. Hal ini dikarenakan lantaran keberadaan Sungai Nil yg selalu mengairi negara itu. Itulah sebabnya konsentrasi penduduk yg menetap lebih banyak di sekitar Sungai Nil. Sementara wilayah lain berupa gurun tandus yg termasuk dalam bentangan Gurun Sahara.

Tak Keliru Jika Sobat Wisata Muslim menjadikan Mesir sebagai tujuan wisata, Keliru satunya dengan paket umrah plus Mesir. Hal ini dikarenakan negeri dengan setrik umum dikuasai penduduk beragama Islam ini menyimpan jejak sejarah Islam. Mesir menjadi penggalan dari kekhilafahan Islam yg dikala itu dijabat oleh Khalifah Umar bin Khaththab, sedangkan panglima yg ditunjuk untuk membebaskan Mesir dari kontrol Romawi yakni jago siasat politik dan perang, Amru bin Ash.

Peradaban Mesir sudah terbangun semenjak usang sehingga Mesir dikenal dengan peradaban kunonya. Beberapa peninggalan kuno termegah di dunia yg sanggup ditemui di sini di antaranya Piramida Giza, Kuil Karnak, Lembah raja, dan Kuil Ramses. Sementara itu, sebuah kota di mesir, Luxor, mempunyai artefak kuno yg jumlahnya diperkirakan merupakan 65% artefak kuno yg ada di seluruh dunia.

Lalu, apa hubungan antara Mesir, Piramida Giza, dan Napoleon?
Nah, berbitrik wacana hubungan tersebut, kita bakal dibawa pada sebuah insiden sekian ratus tahun yg lalu. Sebuah insiden yg pernah terjadi di sekitar lokasi piramida terbesar di wilayah Giza.

Suatu peperangan pernah terjadi di kompleks Piramida Giza. Pertempuran itu terjadi pada hari Sabtu, 7 Safar 1213 H/ 21 Juli 1798 M, antara pasukan Mamluk dan pasukan Perancis di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte. Dalam pertempuran itu, jenderal bertubuh pendek kelahiran Korsika itu berhasil meraih kemenangan. Kemenangan yg membuat pasukan Perancis berhasil menduduki Mesir. 

Pasca kemenangan itu, mereka berhasil memasuki Kairo tiga hari kemudian. Kota ini jatuh ke tangan Pasukan Perancis. Walau ekspedisi itu tidak berlangsung lama, ternyata dampaknya luar biasa dan menjadikan aneka macam perubahan di Mesir. Khususnya yg berkenaan dengan pandangan anak Negeri Piramida terhadap Barat kala itu. Selama di Mesir, ternyata kelakuan Napoleon tak langka menjadikan tawa dan senyum. Bagaimana kisahnya?

Saat melewati hari-hari pertama di Mesir, Napoleon Bonaparte, dalam memoar yg ia tulis Saat diasingkan di St. Helena, mengemukakan:

“yg membuat saya geli, barangkali juga orang-orang Mesir, ialah saya tiba dengan asumsi bakal menghadapi hujan dan angin ekspresi dominan dingin. Ternyata, yg saya temui yakni terik ekspresi dominan panas dan pasir gurun yg memperabukan tubuh. Padahal sebelumnya, saya telah mengubah bentuk seragam pasukan Perancis dan memerintahkan semua anggota pasukanku untuk mengenakan sorban mirip halnya kaum Muslim.”

Selepas berhasil memasuki Kota Kairo, putera Carlo Bonaparte itu berusaha memikat hati warga kairo, terutama hati para pemuka dan tokoh Mesir. Sekitar sebulan selepas kehadirannya di kairo, tepatnya pada Sabtu, 6 Rabiul Awwal 1213 H/ 18 agustus 1798 M, bulan itu merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad Saw.

Selaku penguasa gres Mesir, ia pun mendapatkan undangan dari Al-Azhar untuk menyambut bulan istimewa bagi rakyat Mesir itu. Karena itu, Napoleon yg kala itu gres berusia 29 tahun, keluar dari markas besarnya dengan mengenakan jubah dan sorban indah. Suami dari Josephin de Beauharnais itu hendak menghadiri peringatan hari kelahiran Rasulullah saw. di Masjid Al-Azhar.
Saat melangkahkan kaki menuju pintu Masjid Al-Azhar, Napoleon Bonaparte berpaling ke belakang. Ternyata, para serdadu yg menyertai dirinya sedang tersenyum-senyum geli melihat panglima mereka yg tubuhnya kecil dan gerak langkahnya yg cepat karam dalam jubah. Merasa dilecehkan, selepas program itu, Napoleon bersumpah tak bakal pernah lagi mengenakan jubah.

Napoleon kemudian masuk masjid dan duduk di samping seorang orientalis yg menerjemahkan ayat-ayat Al-Quran yg dilantunkan seorang qari. Mendengar bacaan Al-Quran, ia pun mengangguk-anggukkan kepala, layaknya yg dilakukan kaum Muslim Mesir. Tentu saja, para hadirin pun tersenyum geli melihat sikap panglima bertubuh pendek dengan menggunakan jubah tersebut.

Saat Syaikh Al-Bakri, Keliru seorang tokoh tarekat di Ezbekiyah, Kairo, kala itu mengundangnya makan siang, Napoleon Bonaparte pun dengan sangat bangga mendapatkan undangan itu. Ia duduk bersila dan menikmati masakan yg disajikan dengan tangannya mirip kebiasaan orang-orang Mesir. Seusai makan, ia kemudian membersihkan mulutnya dengan jubahnya, mengikuti tindakan yg dilakukan para hadirin lainnya. Tapi, Saat ia ditawari kendi, ia menolaknya. Mengapa? Dalam memoarnya ia mengemukakan, sesungguhnya ia tak ingin menolak usulan minum dengan kendi. Namun, lantaran tak tahu gimana minum dengan kendi, ia pun menolak usulan itu. Kemudian Saat kembali dari undangan, rahasia ia mencoba minum dari kendi!

Nah, untuk Sobat Wisata Muslim yg ingin mengetahui eksklusif suasana Mesir, sanggup mengikuti paket tour wisata muslim ke Mesir. Jika ingin sekaligus menjalanan umrah di tanah suci, ikuti saja paket umrah plus Mesir. Sambil beribadah, berwisata, juga mencar ilmu sejarah. Pasti menarik!

Paket Tour Promo Komplit


Cheria Wisata juga masih menyediakan pilihan destinasi lainnya yg sanggup Anda ikuti. Ayo daftar segera dan jangan hingga melewatkan keseruan berlibur ke aneka macam destinasi bersama dengan Cheria Wisata! Untuk berkonsultasi eksklusif mengenai Promo Paket Tour Wisata Muslim ini silahkan menghubungi saya.

Salam +Cheria Halal Wisata Tour Travel, Jika berminat hubungi segera cs saya.



Sampai disini Artikel tentang Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte

Semogga postingan Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte bisa bermanfaat bagi kalian semua, dilain waktu kita akan membahas selain topik tentang Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte yang lebih menarik lagi, dari saya ucapkan banyak terima kasih karena kalian telah membaca sampai habis postingan ini.

0 Response to "Mesir, Piramida Giza, Dan Napoleon Bonaparte"

Posting Komentar