Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan

Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan - Sebuah amalan dan baik digunakan dalam kehidupan sehari-hari DIGDOYO, blog ini memang khusus membuat berbagai macam artikel tentang ilmu Ajian, olah kanuragan yang bisa kalian pelajari langsung Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan, kami telah mempersiapkan informasi yang kalian butuhkan untuk menguasainya. Silahkan ambil informasi yang kalian butuhkan tentang: Artikel cerita dongeng, yang kami buat dan pelajari dengan penuh keikhlasan.

Judul:Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan
link:Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan
Artikel Menarik:

Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan

Bagi sebagian dari kita bulan Ramadhan mungkin hanyalah bulan dimana kita di wajibkan untuk berpuasa sekaligus bulan di mana setiap Wirid atau Bacaan-Wirid atau Bacaan bakal di lipat gandakan pahalanya. Namun di masa kemudian selain sebagai bulan untuk meningkatkan Ibadah, bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang menjadi saksi terjadinya kejadian bersejarah bagi umat Islam. Keliru satu kejadian paling bersejarah yang terjadi pada bulan suci ini, ialah wafatnya khalifah keempat Ali bin abi Tholib. Peristiwa sedih ini terjadi pada tanggal ke 17 bulan Ramadhan. Hal ini sempat membuat umat Muslim di seluruh dunia gempar, akhir putus sudah rantai dari empat kekhalifahan yang di awali oleh khalifah Abu Bakar Ashidiq. Dan selain kejadian wafatnya Khalifah Ali Bin Abi Tholib masih terdapat beberapa kejadian bersejarah lainya yang terjadi dikala bulan Ramadhan dan berikut ini ialah Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Saat Bulan Ramadhan versi anehdidunia.com


Perang Badar



Peristiwa bersejarah yang pertama ialah Perang Badar, Perang yang terjadi pada hari Jum'at tanggal 17 Ramadhan, tahun ke 2 Hijriyah ini, merupakan perang perang pertama sekaligus yang paling bersejarah bagi umat Islam. Dinamakan perang Badar, alasannya ialah lokasi perang ini berada di sebuah lembah berjulukan Badar, yang terletak diantara Mekkah dan Madinah. Dalam perang ini sendiri sesungguhnya umat Muslim, awalnya bisa dibilang kalah dalam banyak sekali macam sisi, baik itu jumlah maupun perlengkapan perang. Tentara Muslim yang kala itu hanya berjumlah 313 orang harus berhadapan dengan setikdaknya 1.000 tentara Quraisy. Namun berkat keyakinan yang kuat dan taktik yang ampuh, umat Muslim bisa menang dengan luar biasa. Padahal dikala itu semua tentara Muslim sedang menjalankan ibadah puasa. Dalam perang yang berlangsung selama 2 jam ini, tentara Muslim berhasil memukul mundur pasukan Quraisy. Yang lebih hebatnya lagi, korban yang jatuh dalam perang Badar ini hanya 70 orang meninggal dan 70 lainya dari kubu Quraisy sedangkan sisanya melarikan diri.


Penghancuran Berhala Al'uzza



Di masa kemudian Berhala merupakan simbol kebesaran bagi bangsa Quraisy. Patung-patung ini di jadikan sesembahan yang keramat juga sebagai sarana untuk memajatkan doa. Namun hal itu berubah dikala Umat Islam berhasil membebaskan kota Mekkah dari kekuasaan bangsa Quraisy. Seketika itu juga Rassululah SAW, segera memerintahkan untuk memusnahkan tak kurang dari 360 berhala yang ada di sekitar kota Mekkah. Dan lima hari sebelum bulan Ramadhan berakhir pada tahun ke-9 Hijriah, Rassululah mengirimkan Keliru satu sahabatnya yaitu Khalid Bin Walid untuk memusnahkan patung berhala al'Uzza yang berada di Nakhla. Patung al'Uzza sendiri merupakan simbol yang penting bagi masyarakat Arab jaziliayah pada masa itu. Patung ini dianggap sebagai dewi terbesar bagi kaum Quraisy. Patung ini biasanya di gunakan oleh masyarakat Arab dikala bakal melafalkan sumpah. Khalid Bin Walid melakukan segera melakukan kiprah itu, dan bergerak ke Nakla untuk menghancurkan berhala al'uzza, dan dengan hancurnya berhala al'uzza beserta berhala-berhala lainya sekaligus membuktikan kejaaan Islam ada masa itu.


Terciptanya Strategi Perang Khandaq



Perang Khandaq merupakan Keliru satu perang yang sering di sebut sebagai kejadian besar dan sangat kuat dalam perkembangan dunia Islam. Peperangan ini awalnya dimuali oleh orang-orang Quraisy dan Yahudi dengan maksud untuk menggempur dan menguasai Kota Madinah. Dan niat dari kaum Quraisy dan Yahudi ini bisa dibilang tak main-main, alasannya ialah mereka mempersiapkan ribuan pasukan yang sudah siap tempur untuk menyerbu kota Madinah. Namun meskipun menghadapai bahaya yang bisa dibilang dahsyat umat Muslim di kota Madinah kala itu tetap bisa berfikir dengan tenang. Dan tercetuslah sebuh taktik brilain untuk membuat semacam parit mengelilingi jalan masuk masuk kota Madinah untuk mempersulit pergerakan dari pasukan adonan Quaraisy dan Yahudi. Strategi ini terbukti manjur dengan tetap teguhnya kota Madinah sampai perang ini usai. Sedangkan para pasukan adonan Quraisy dan Yahudi terpaksa mengalah dan pulang dengan tangan hampa.


Perang Tabuk



Menganggap bahwa kekuasaan Kaum Muslimi di Jazirah Arab kian berkembang dengan pesat. Kaisar Bizantium kala itu, Heraclius mulai khawatir Jika kelak kaum Muslimin menjadi terlalu kuat dan bisa menjadi dilema bagi Bizantium. Karena itu pada ekspresi dominan panas tahun ke-9 Hijriah, Ia dan sekutunya mulai mempersiapan pasukan besar di tempat Tabuk untuk menginfasi Hijaz. Kabar ini pun terdengar ke indera pendengaran Rasul, dan untuk mencegah hal-hal yang tak di inginkan, Beliau pun menghimpun sekitar 70 ribu pasukan untuk berangkat ke Tabuk (Sekarang Wilayah Arab Bagian Barat Laut) guna memerangi pasukan Bizantium. Hal ini termasuk sangat luar biasa, alasannya ialah dikala itu Arab sedang dilanda paceklik dan kekurangan pangan akhir ekspresi dominan panas yang panjang.
Jumlah pasukan ini sekaligus merupakan, jumlah pasukan Muslim terbanyak yang pernah tercacat dalam sejarah. Jumlah ini cukup masuk nalar mengingat Bizantium merupakan kerajaan yang besar dan kuat. Namun setibanya di Tabuk Rassulullah dan pasukanya tak menemui satupun pasukan Bizantium, alasannya ialah mereka sudah terlebih dulu kabur dikala mendengar sejumlah besar pasukan kaum Muslim bakal tiba ke Tabuk. Dan kejadian ini juga terjadi pada bulan Ramadhan.


Fathu Mekkah



Fathu Mekkah atau Pembebasan kota Mekkah, bisa dibilang merupakan Keliru satu kejadian paling penting bagi Islam. Ini sekaligus merupakan dikala dimana kesannya mimpi usang Umat Muslim untuk kembali menduduki Mekkah kesannya terwujud. Peristiwa ini sendiri terjadi pada tahun 630 masehi atau Jika dalam penanggalan Islam kejadian ini terjadi pada tangga 10 Ramadhan tahun ke-8 Hijriah. Ketika itu Rassululah beserta 10.000 pasukanya bergerak dari Madinah menuju ke Mekkah untuk merebut kembali kota Mekkah. Namun meskipun mengguanakan pasukan, kejadian ini sama sekali tak menimbulkan pertumpahan darah. Setelah penbebasan ini Rassululoh segera membersikan kota Mekkah dari berhala.

Sahabat anehdidunia, sesungguhnya masih banyak kejadian bersejarah yang terjadi dikala bulan Ramadhan. Keliru satunya ialah Proklamasi Kemerdekaan Negri kita tercinta Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 yang bertepatan dengan tangal 9 Ramadahan tahun 1365 Hijriah. Namun diantara semua persitiwa bersejarah yang ada, kejadian bersejarah diatas merupakan yang paling besar pengaruhnya bagi dunia Islam.

Referensi :
http://www.boombastis.com/peristiwa-dahsyat-ramadhan/73659
http://annida-online.com/13-sejarah-peristiwa-besar-yang-terjadi-dalam-bulan-ramadhan.html
http://inforengasdengklok.com/kemerdekaan-indonesia-diproklamasikan-saat-bulan-ramadhan/
https://id.wikipedia.org/wiki/Ekspedisi_Tabuk
https://id.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_Badar


Sampai disini Artikel tentang Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan

Semogga postingan Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan bisa bermanfaat bagi kalian semua, dilain waktu kita akan membahas selain topik tentang Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan yang lebih menarik lagi, dari saya ucapkan banyak terima kasih karena kalian telah membaca sampai habis postingan ini.

0 Response to "Peristiwa Bersejarah Yang Terjadi Ketika Bulan Ramadhan"

Posting Komentar