Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia

Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia - Sebuah amalan dan baik digunakan dalam kehidupan sehari-hari DIGDOYO, blog ini memang khusus membuat berbagai macam artikel tentang ilmu Ajian, olah kanuragan yang bisa kalian pelajari langsung Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia, kami telah mempersiapkan informasi yang kalian butuhkan untuk menguasainya. Silahkan ambil informasi yang kalian butuhkan tentang: Artikel cerita dongeng, yang kami buat dan pelajari dengan penuh keikhlasan.

Judul:Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia
link:Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia
Artikel Menarik:

Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia

Setiap agama niscaya mempunyai tempat ibadahnya masing-masing. Tempat ibadah itulah yang dijadikan sebagai sarana rumah bagi umat beragama untuk melaksanakan ibadahnya kepada Tuhan. Di Indonesia sendiri yang mengakui enam agama, tentu saja begitu banyak tempat ibadah yang bertebaran dari Sabang hingga Merauke. Mulai dari masjid, gereja, vihara, pura bahkan klenteng semuanya ada di Indonesia.

Seluruh tempat ibadah tersebut seolah hidup berdampingan dengan tetap menjaga toleransi semoga sellau tercipta kerukunan antar umat agama. Namun tak semua tempat ibadah “aman” berdiri di dunia ini. Ada beberapa tempat ibadah yang alasannya ialah suatu hal contohnya perang “terpaksa” harus menjadi korban tragedi-tragedi berdarah menyerupai berikut ini.


Patung Buddha Bamiyan – Afghanistan



Afghanistan ialah salah satu negara daerah Timur Tengah yang hampir seluruh penduduknya ialah muslim. Namun tahukah anda bahwa ratusan tahun yang lalu, ada pemeluk agama lain di negara tersebut menyerupai Buddha. Yup, bahkan di Afghanistan dulunya pernah dibangun sebuah patung Buddha yang cukup besar dan tinggi dan dikenal dengan nama Patung Buddha Bamiyan. Patung Buddha Bamiyan bukanlah patung sembarangan. Pasalnya patung tersebut dibentuk semenjak era 6 masehi dengan memahatnya eksklusif dari sebuah dinding watu yang amat tinggi! Namun yang menyedihkan adalah, di awal era ke 21 Patung Buddha Bamiyan justru dihancurkan oleh militan Taliban. Mereka menyerang dan meledakkan patung tersebut menggunakan dinamit dengan alasan bahwa sudah tidak ada lagi penduduk Afghanistan yang memeluk Buddha. Masyarakat dunia pun terpukul dengan peristiwa tersebut, bahkan muslim dunia ikut mengecam penyerangan Taliban itu alasannya ialah dianggap telah bersikap rasis juga merusak situs bersejarah!


Templo Mayor – Meksiko



Negara-negara di kepingan Amerika Utara biasanya dikenal sebagai negara-negara yang lebih banyak didominasi penduduknya memeluk agama Katholik. Namun menyerupai halnya dengan negara-negara lain, jauh sebelum negara-negara tersebut mendapatkan penyebaran agama Katholik mereka terlebih dahulu menganut kepercayaan para leluhur yang biasanya lekat dengan hal mistik. Tak terkecuali juga bagi negara Meksiko yang dulu daerahnya ditempati oleh Suku Aztec. Suku bangsa tersebut dulunya merupakan suku besar yang kemudian nanti menjadi cikal bakal penduduk orisinil Meksiko. Suku Aztec sendiri menganut kepercayaan leluhurnya yang memuja Dewa Tezcatlipoca. Sebagai sarana untuk ritual kepada dewa, Suku Aztec membangun sebuah kuil yang dinamakan Templo Mayor. Bangunan ini menyerupai dengan piramida raksasa dan selalu ramai didatangi para SukuAztec untuk memuja dewa. Namun pada tahun 1520, Temple Mayor diserang oleh penjajah dari Spanyol. Tanpa pikir panjang mereka pun turut membantai para perempuan dan bawah umur kecil Suku Aztec yang beribadah di tempat tersebut. Mereka menganggap bahwa agama leluhur Suku Aztec sangat bertolak belakang dengan agama mereka. Setelah Templo Mayor rata dengan tanah, mereka pun mendirikan katedral.


Candi Borobudur – Indonesia



Indonesia ternyata tidak luput dari daftar salah satu tempat ibadah yang pernah mempunyai sejarah pilu dibaliknya. Tempat ibadah tersebut tak lain ialah Candi Borobudur yang dikala ini selain dipakai untuk tempat beribadah umat Buddha namun juga terkenal sebagai salah satu tempat wisata. 21 Januari 1985 bisa dibilang merupakan bencana berdarah bagi Candi Borobudur, pasalnya pada hari itu 9 stupa yang ada dalam candi tersebut diledakkan oleh persekutuan teroris yang dipimpin oleh Husein Ali Al Habsyie. Di tahun-tahun itu, situasi Indonesia memang cukup panas dengan adanya info SARA yang memecah belah penduduknya. Selain meledakkan stupa, tak kurang dari 1500 orang menyerang wilayah Jawa Tengah dengan melaksanakan pengrusakan rumah, mobil, apotek dan lain sebagainya. Yang menyedihkan lagi dalam bencana tersebut terdapat 9 anggota keluarga Tionghoa ikut terbunuh yang ironisnya memeluk agama Islam. Hingga dikala ini bencana berdarah Candi Borobudur belum terselesaikan oleh pemerintah.


Kuil Somnath – India



India ialah negara wilayah Asia Selatan yang dikenal lebih banyak didominasi penduduknya merupakan pemeluk agama Hindu dan Islam. Dua agama ini pun ribuan tahun telah hidup berdampingan di India. Bahkan banyak tradisi dari masing-masing agama yang hingga dikala ini masih terjaga dengan baik. namun bukan berarti negara ini higienis dari konflik atau bencana berdarah pada tempat-tempat ibadahnya. Jika dikilas balik, Kuil Somnath mungkin bisa dikatakan sebagai satu-satunya tempat ibadah yang bisa bertahan meski telah digoncang banyak sekali penyerangan. Yup, Kuil Somnath ialah salah satu tempat ibadah agama Hindu yang dibangun di Veraval yang diyakini umat Hindu sebagai tempat Sri Krishna mengakhiri hidupnya sebagai insan kemudian naik ke nirwana. Berkali-kali Kuil Somnath dihancurkan, diruntuhkan dan dirusak oleh penyerang muslim dengan tujuan menguasai territorial India, akan tetapi berkali-kali juga Kuil Somnath diperbaiki dan dipugar oleh raja-raja Hindu. Beruntung semenjak pemugarannya yang terakhir pada tahun 1951 hingga dikala ini Kuli Somnath sudah tidak pernah lagi dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.


Masjid Agung Aleppo – Suriah



Mungkin dulu tak banyak masyarakat dunia yang tahu dengan wilayah Aleppo di Suriah. Namun semenjak Suriah menjadi target empuk lemparan, granat, rudal bahkan bom Aleppo pun menjadi perhatian dunia. Banyak masyarakat dunia yang mengecam pelanggaran HAM yang ada disana, tak terkecuali dikala Masjid Agung Aleppo runtuh pada tahun 2013 yang lalu. Masjid yang telah berusia lebih dari 925 tahun itu hancur tanggapan perang saudara yang ada di wilayah Suriah. Padahal dulu, masjid ini merupakan masjid bersejarah yang amat dihormati oleh kaum muslim. Bahkan bagi pemeluk agama Kristen, Masjid Agung Aleppo juga dihormati alasannya ialah di dalam masjid tersebut terdapat makam Nabi Zakaria yang berdasarkan kepercayaan umat kristiani disebut sebagai Yohanes pembaptis.

Sungguh amat disayangkan kalau hingga terjadi bencana berdarah di tempat-tempat beribadah. Tempat yang seharusnya suci dan sakral serta dipakai untuk beribadah kepada Tuhan justru menjadi tempat paling memilukan dikala dihancurkan oleh tangan-tangan kecil manusia. Semoga kerukunan antar umat beragama semakin terjalin dengan kokoh semoga perdamaian dunia bisa tercipta. Salam Damai Kita Semua Bersaudara!

referensi
unik.babe.news/c5116b/kisah-tragis-tempat-ibadah/
kabaarterkini.wordpress.com/2017/02/07/kisah-kelam-di-balik-keindahan-tempat-ibadah-dunia/



Sampai disini Artikel tentang Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia

Semogga postingan Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia bisa bermanfaat bagi kalian semua, dilain waktu kita akan membahas selain topik tentang Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia yang lebih menarik lagi, dari saya ucapkan banyak terima kasih karena kalian telah membaca sampai habis postingan ini.

0 Response to "Tragedi Berdarah Dibalik Indahnya Daerah Ibadah Populer Di Dunia"

Posting Komentar